Sedikit Mengenal Sargassum

Sargassum sp. adalah salah satu kelompok dari alga coklat (Phaeophyta). Sargassum sp. merupakan alga yang memiliki bentuk thallus silindris atau gepeng dengan warna thallus coklat, bentuk daun melebar, lonjong, seperti pedang dengan percabangan yang rimbun dan juga memiliki gelembung berisi udara yang disebut dengan blader. Alga ini biasanya melekat dan tumbuh diatas benda keras seperti batu karang yang telah mati, namun tidak jarang juga spesies Sargassum ini dijumpai di perairan secara terapung terbawa air.

Klasifikasi tumbuhan Sargassum sp. menurut Anggadiredja et al. (2006) adalah sebagai berikut :

Kingdom        : Plantae

Divisio            : Phaeophyta

Class               : Phaeophyceae

Ordo                : Fucales

Family            : Sargassaceae

Genus             : Sargassum

Species          : Sargassum sp.

Jenis-jenis Sargassum sp. yang dikenal di Indonesia ada sekitar 12 spesies, yaitu Sargassum duplicatum, S. histrix, S. echinocarpum, S. gracilimun, S. obtusifolium, S. binderi, S. polycystum, S. crassifolium, S. microphylum, S. aquofilum, S. vulgare, dan S. polyceratium (Kadi dan Atmadja 1988).

Ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh Sargassum sp. antara lain thallus pipih, licin, batang utama bulat agak kasar, dan holdfast (bagian yang digunakan untuk melekat) berbentuk cakram. Cabang pertama timbul pada bagian pangkal sekitar 1 cm dari holdfast. Percabangan berselangseling secara teratur. Bentuk daun oval dan memanjang berukuran (40×10) mm. Pinggir daun bergerigi jarang, berombak, dan ujung melengkung atau meruncing. Vesicle (gelembung seperti buah) berbentuk lonjong, ujung meruncing berukuran (7×1,5) mm, dan agak pipih. Rumput laut jenis ini mampu tumbuh pada substrat batu karang di daerah berombak. (Othmer, 1986)

Rumput laut coklat memiliki pigmen yang memberikan warna coklat dan dapat menghasilkan algin atau alginat, laminarin, selulosa, fikoidin dan manitol yang komposisinya sangat tergantung pada jenis (spesies), masa perkembangan dan tempat tumbuhnya (Maharani dan Widyayanti 2010). Beberapa manfaat dari Sargassum sp yaitu :

  1. Sargassum sp  merupakan salah satu sumber penghasil alginat yang digunakan sebagai bahan pembuat cangkang kapsul, emulsifier dan stabilizer (Izzati, 2007).
  2. Sebagai bahan baku untuk industri antara lain industri makanan, minuman, farmasi maupun industri lainnya seperti cat tekstil, film, makanan ternak, keramik, kertas, dan fotografi.
  3. Berguna untuk kosmetik, kandungan koloid alginatnya di gunakan sebagai bahan pembuat sabun, shampo dan cat rambut. (Izzati, 2007)
  4. Dalam perikanan budidaya, keberadaan Sargassum sp membantu meningkatkan produksi udang windu, sehingga rumput laut jenis Sargassum sp ini di gunakan sebagai model budidaya ganda dengan udang windu. Adanya rumput laut jenis Sargassum sp di sekitar tambak udang windu dapat mengurangi jumlah bakteri patogen sehingga mampu menurunkan kemungkinan berkembangnya penyakit yang menyerang udang windu (Izzati, 2007).
  5. S. Polycystum diketahui memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Vibrio harveyi dan Micrococcus luteus (Riyanto et al., 2013).

 

Daftar Pustaka

Anggadiredja, T. Dkk. 2006. Rumput Laut. Jakarta : Penerbit Penebar Swadaya.

Izzati, M. 2007. Skreening Potensi Antibakteri pada Beberapa Spesies Rumput Laut Terhadap Bakteri Patogen pada Udang Windu. BIOMA. Vol 9.

Kadi,A dan W.S. Atmadja. 1988. Rumput Laut, Jenis, Reproduksi, produksi, budidaya dan pasca panen. Seri Sumberdaya Alam. P3O-LIPI. Jakarta

Maharani & Widyayanti, 2010. Budidaya, Pengolahan dan Pemasaran Rumput Laut

Othmer. 1968. Seaweed Colloids, Encyclopedia of Chemical Technology. No 17: 763-784p.

Riyanto, E.I., Ita, W., Agus, S. 2013. Skrining Aktivitas Antibakteri Pada Ekstrak Sargassum polycystum Terhadap Bakteri Vibrio harveyi Dan Micrococcus luteus Di Pulau Panjang Jepara. Journal Of Marine Research. Tahun 2013: 115-121

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *