“PADINA” Program Inspiratif UPK Seaweed

(Semarang, 5 September 2016) Dalam rangka menjalankan program kerja divisi Diklat yang diselenggarakan setiap tahun, UPK SEAWEED Kembali melakukan inovasi baru dalam pelatihan produk dengan memperkenalkan berbagai varian pangan menggunakan bahan utama rumput laut. Acara besar yang dibuka secara umum untuk seluruh kalangan pelajar dan masyarakat ini berlangsung di Gunung Kidul, Yogyakarta selama 3 hari, pada tanggal 2-4 September 2016. Sesuai dengan visi misi SEAWEED untuk menjadikan unit kegiatan mahasiswa tersebut menjadi sarana penelitian dan pengembangan rumput laut, kegiatan ini dilangsungan secara terbuka diwilayah pesisir dan diharapkan dapat bermanfaat bagi siapapun terutama para petani rumput laut disekitarnya.

Kegiatan yang terdiri dari Pelatihan budidaya, Struktur komunitas, Herbarium dan Pengabdian masyarakat ini dilakukan dibeberapa wilayah pantai yang terpisah. Pelatihan Budidaya dengan menggunakan rumput laut Gracilaria verrucosa dilakukan di pantai Drini dengan metode Cidaun, yaitu salah satu metode budidaya yang diterapkan pada wilayah laut yang berombak dan berarus besar. Tak hanya cara membudidayakan, kegiatan ini juga mengajarkan peserta bagaimana teknik yang benar dalam pemasangan tali dan rumput laut kedalam jaring. Sementara itu kegiatan Struktur komunitas sendiri dilakukan di Pantai Krakal pada sore hari saat air laut mengalami surut. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan spesies rumput laut yang dapat ditemui di sepanjang wilayah tersebut. Herbarium atau pengawetan rumput laut dengan mengambil salah satu sample dilokasi yang sama juga membuat peserta cukup antusias karena beberapa spesies langka cukup banyak ditemui disana. Untuk pengabdian Masyarakat yang berlokasi diwilayah permukiman masyarakat pesisir dipantai Kukup, kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan pembuatan produk dodol rumput laut Euchema cottonii, cheese stick berbahan dasar Ulva sp.serta pembuatan zat pewarna dari ekstrak Sargassum sp.

Acara ini ditutup dengan kegiatan malam keakraban dan api unggun dimalam hari, serta upacara penutupan di Pantai kukup pada minggu paginya. Fasilitas lain yang didapatkan selain ilmu dan pelatihan adalah Filedtrip di kota Yogyakarta.

PADINA sendiri telah bekerjasama dengan masyarakat gunung kidul yang latarbelakangnya adalah para petani rumput laut dan penjual olahan rumput laut dalam bentuk pangan. Kegiatan yang diikuti oleh 20 peserta dari beberapa fakultas dan Universitas lain, juga diharapkan menjadi sarana dalam membagikan ilmu tentang Rumput laut secara spesifik. Beberapa peserta bahkan mengaku sengaja mengikuti PADINA untuk belajar bagaimana caranya berbudidya Rumput laut serta membuat ber bagai olahan produk.

Salam Rumput Laut Untuk Bangsa!

S_4860073158284S_4851030188159

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *